NILAI POSITIF DALAM DIRI
SENDIRI
HAII. Dalam hal ini saya akan sedikit
menceritakan hal-hal positif dalam diri saya yang mungkin saya ketahui, yah
walaupun saya juga belum merasa bahwa saya telah mengenal diri saya secara
seutuhnya sih.
Dalam melakukan hal positif, saya mulai
dengan menunjukkan bahwa kita harus bisa menerima apa adanya diri sendiri. Jika kita mampu menerima diri sendiri, kita akan mampu
menerima orang lain. Bagaimana kita bisa mengharapkan orang lain menerima diri
kita kalau kita sendiri tidak menerimanya? Bagaimana
caranya? Ya bisa dengan bersikap bahwa kita selalu bahagia, dapat menertawai
diri sendiri dengan mudah, mudah bergaul dengan orang/teman-teman disekitar,
lebih membuka diri dan membuka wawasan, dll. Hal-hal tersebut dapat memberikan
banyak manfaat. Oke saya akan mulai menceritakan beberapa hal positif dalam
diri saya.
Hal positif dari dalam diri saya adalah
saya selalu tepat waktu. Selalu on time kalau ada janji dengan siapapun. Malah
kadang-kadang saya dateng lebih cepat dari waktu jam janjian. Kenapa? Karena
saya tau kalo menunggu itu membosankan. Bukan hanya alasan itu saja, tetapi
bagi saya lebih baik menunggu daripada ditunggu. Kenapa? Karena saya tidak mau
merepotkan orang lain. Bagi saya kita harus lebih menghargai waktu dan
mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Sifat seperti inilah yang ditanamkan
oleh kedua orang tua saya. Beliau menyuruh saya agar mempergunakan waktu dengan
sebai-baiknya. Contohnya, apabila sudah terdengar adzan, beliau menyuruh saya
agar cepat-cepat sholat, karena sholat yang ditunda-tunda tidak baik. Atau
kalau waktunya belajar atau berangkat les beliau tidak lupa mengingatkan saya.
Hal-hal kecil seperi itulah yang dapat membuat seseorang yang pada awalnya suka
malas-malasan dan tidak memperdulikan waktu menjadi seseorang yang tepat waktu
pada suatu saat nanti.
Hal-hal positif dalam diri saya yang baru
saja saya jalani adalah runtinitas sehari-hari yang harus dirubah yang pada
mulanya tinggal dengan orang tua dan sekarang tinggal sendiri di kos-kosan.
Pada pagi hari saya bangun pagi dan langsung pergi kekamar mandi untuk sekedar
membersihkan diri, lalu dilanjutkan dengan membereskan dan membersihkan sampah
dan debu di kamar kos. Menata kembali barang-barang yang tidak pada tempatnya.
Hal-hal tersebut tidak dilakukan pada pagi hari saja, namun juga saya lakukan
pada sore harinya. Dengan melakukan kegiatan tersebut, beban yang dikerjakan
terasa ringan. Coba saja kalau kamar kita kotor dan kita membersihkannya satu
minggu sekali. Tau kan gimana beratnya dan juga hal tersebut membuat kita
menjadi malas.
Hal positif yang berikutnya adalah saya
mampu membuka diri dengan sesama orang. Sama seperti sekarang ini juga, saya
memiliki teman kos yang dulu pernah satu sekolahan dan kita tidak pernah bicara
atau hanya menyapa dengan senyuman saja. Namun sekarang saya dan dia menjadi
teman yang setiap harinya selalu kumpul disalah satu kamar kos untuk
berbincang-bincang. Dengan adanya sifat friendly dalam diri kita, kita akan
memiliki banyak teman yang juga dapat membuka wawasan kita menjadi luas. Dan
tidak hanya itu, sikap friendly dapat mencerminkan bahwa sifat seseorang itu
ceria dan mudah untuk diajak bergaul serta tidak dianggap sombong. Namun
hati-hati dalam menjalin suatu hubungan, karena kita harus bisa membedakan mana
yang bersifat positif dan mana yang bersifat negatif. Mana yang harus kita
contoh dan mana yang harus kita hindari.
NB: Maaf ya kalo ada kata-kata yang kurang atau yang enggak
nyambung. Hehehe.
Nama : Ade Surya
Rahmawati
Departemen : Manajemen
TTL :
Lamongan, 27 Februari 1998
Asal SMA : SMAN 1
Lamongan
Alamat Asal : Perum Planet
Green Blok A/02 Lamongan
Kelompok : Badak
0 komentar:
Posting Komentar