Nilai Positif dalam Diri
Nama sya Dina Zaqiyatul Maula, saya orangnya ceria, baik hati, suka
menolong. Saya suka membantu orang tua saya berjualan. Orang tua saya berjualan
bros dan tas dari manik-manik, bagian saya membikin bros dam tas dari
manik-maik, tali kur, tali pita dan tali satin dan yang terpenting saya juga
yang berjualan di pasar pps, malema selaweh di Giri dan bazar tertentu.orang
tua saya mengajarkan jika kita harus mensyukuri nikmat apa saja yang di berikan
kepada kita yaitu umat-Nya. Saya suka membantu anak sd yang kesulitan
mengerjakan tugas rumahnya. Saya juga membantu kakak-kakak saya menjaga
anak-anak mereka. Anak dari kakak-kakak saya selalu berada dirumah saya. Saya
orangnya juga cengeng, saya cengeng melihat hal apapun yang membuat hati saya
sedih. Saya suka kasihan jika melihat orang-orang yang meminta-minta kepada
orang lain, pengamen kecil yang saya tidak tahu mereka bersekolah atau tidakl
kadang saya berpikir menjadikan salah satu dari mereka sebagai adik saya. Sebab
saya tidak memiliki adik. Saya sedih jika melihat orang tua membawa barang
sebesar arung dan pergi sendirian tanpa adaya anak-anak mereka. Saya orangnya
memang seperti ini apa adanya. Terserah apa kata orang yang penting kita bisa
membuat orang tua bangga dan bahagia. Saya orangnya ceria karena segala beban
apapun jika di depan orang tua akan hilang dan kembali ceria. Saya yang
biasanya mencairkan suasana yang sedang tegang-tegangnya apalagi tengkarnya
orang tua. Saya ceria setiap saat kecuali ada hal yang memang itu menyakitkan.
Saya suka melihat anak kecil yang manja kepada orang tuanya, melihat anak kecil
bermain dengan gaya mereka. Saya orangnya suka menolong orang yang lagi
kesusahan apalagi jika saya melihat kaek-kakek membawa barang dagangannya mulai
dari pagi sampai malam. Saya tidak bisa menolong banyak hal, dengan cara
membeli barang dagangannya meskipun itu hanya satu bungkus saja. Saya
membayangkan bagaimana jika orang tua saya sendiri seperti itu?
Saya orangnya baik hati memang ada
orang yang tidak sudak dengan saya tetapi saya tetp menerima omonganmereka
dengan lapang dada da sabar. Banyak orang yang hanya mencari kesuksesan tetapi
meninggalkan kewajiban mereka demi kesenangan sesaat. Saya oragya taat
beribadah jika mendengar suara orag mengaji di masjid saya cepat-cepat
mengambil wudlu dan bergegas menuju ke masjid bermasa dengan orang tua saya.
Saya masih ingan apa yang dinasehati ayah saya kepada saya “ Jangan lupakan
sholat. Jagalah sholatmu jika kamu tidak menjaga sholatmu siapa yang akan
mengantarkan do’a-do’a kepada ayah atau ibumu jika meninggal.” Saya orangnya
penurut, semua peritah yan di berikannya kepada saya saya akan menuruti apalag
yang menyuruh orang tua dan saudara kita sendiri. Saya masih ingat nasihat dari
kakak saya “Jangan terobsesi dengan mencari teman, menuruti apa kata temanmu
tetapi terobsesilah kapda Allah SWT dan menuruti semua yang di perintahkan-Nya.
Saya orangnya suka menabung, saya selalu menyisihkan uang saku saya untuk saya
tabung. Agar supaya suatu saat nanti saya membutuhkan uang, saya tidak meminta
lagi kepada orang tua saya. Nilai positif dalam diri harus tertanam sejak dini
di dalam hati dan pikiran kita. Semua nasihat orang tua kita berikan harus di
tanam didalam diri kita agar kelak kita tidak menyesal telah mengabaikan nasihat
orang tua.
0 komentar:
Posting Komentar